Blogger templates

Pages

Jumat, 08 November 2013

Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas 7 SMP

Makhluk hidup diklasifikasikan bertujuan untuk ;
  • Menyederhanakan obyek studi (makhluk hidup) yang beraneka ragam
  • Mengenal berbagai makhluk hidup yang bermaacam-macam
  • Mengetahui manfaat masing-masing organisme
  • Mengetahui adanya saling ketergantungan antara organisme
  • Mengetahui hubungan kekerabatan antar organisme
Jadi klasifikasi makhluk hidup bertujuan untuk  mempermudah, mengenali,  membandingkan,  dan mempelajari makhluk hidup.
Dasar klasifikasi makhluk hidup :
  • Ukuran tubuhnya
  • Lingkungan tempat hidupnya
  • Manfaatnya
  • Jenis makanannya
  • Persamaan/perbedaan ciri-ciri
Carolus Linnaeus adalah Bapak klasifikasi/bapak taksonomi yaitu tokoh yang menemukan sistem penamaan spesies yang dikenal dengan binomial nomenklaur.
Aturan penulisan nama ilmiah (spesies) menurut binomial nomenklatur adalah ;
  • Berbahasa Latin atau bahasa yang dilatinkan
  • Terdiri dari dua kata
  • Kata pertama adalah genus, kata kedua adalah keterangan spesies
  • Kata pertama diawali huruf besar, kata kedua diawali huruf kecil
  • Dicetak miring atau jika tegak digaris bawah
Contoh nama ilmiah :
 Amoeba proteus   -   Paramaecium caudatum  – Vibrio comma
Contoh-contoh spesies yang lain :
Tingkatan takson
Takson merupakan unit hasil klasifikasi makhluk hidup atau tingkatan –tingkatan dalam klasifikasi.
Urutan takson dari yang tertinggi (terbesar) sampai terendah
KINGDOM                                                   KINGDOM
            FILUM                                                           DIVISI
                        KELAS                                                          KELAS
                                    ORDO                                                            BANGSA
                                                FAMILI                                                         SUKU
                                                            GENUS                                                          MARGA
                                                                        SPESIES                                                       SPECIES
(Urutan takson pada hewan)                                                    (Urutan takson pada tumbuhan)

SISTEM KLASIFIKASI 5 KINGDOM MENURUT WHITTAKER
Menurut klasisifikasi 5 kingdom makhluk hidup di dunia diklasifikasi menjadi 5 kingdom yaitu  :
Kingdom Monera, kingdom Protista, Kingdom Fungi, Kingdom Plantae, Kingdom Animalia.
Keterangan :
KINGDOM MONERA
Ciri utama ;
Mempunyai sel prokariotik dan umumnya bersel satu.
Prokariotik adalah tidak mempunyai membran inti

Ada yang dapat membuat makanan sendiri atau bersifat Autotrof
Ada yang dapat berpidah tempat atau bergerak.
Golongan dan contoh :
Kingdom Monera terdiri dari 2 golongan yaitu bakteri dan ganggang hijau biru.
Contoh-contoh ;
Jenis-jenis bakteri
Jenis-jenis ganggang hijau biru : Spirulina
KINGDOM PROTISTA
Ciri utama :
Mempunyai sel eukariotik dan tubuhnya tersusun dari satu sel atau banyak sel yang masih sederhana atau belum berdiferensiasi.
Protista mempunyai sifat antara hewan dan tumbuhan.
Golongan dan contoh :
Kingdom Priotista terdiri dari 3 golongan yaitu
  • Protista menyerupai hewan . contoh Protozoa seperti Amoeba, Paramaecium
  • Protista menyerupai tumbuhan. Contoh Ganggang seperti Chlorella, Spirogyra
  • Protista menyerupai jamur. Contoh jamur air dan jamur lendir.
KINGDOM FUNGI
Ciri utama :
Mempunyai sel eukariotik
Tidak mempunyai klorofil
Tidak dapat membuat makanan sendiri atau disebut bersifat heterotrof
Cara hidup parasit dan saprofit.
Mempunyai dinding sel dari kitin
Golongan dan contoh :
Kingdom Fungi terdiri dari 4 golongan yaitu :
  • Zygomycota (Jamur Rhizopus/ tempe)
  • Ascomycota (Jamur Saccharomyces/ragi)
  • Basidiomycota (jamur merang)
  • Deuteromycota (jamur kulit/panu)
KINGDOM PLANTAE
Citri utama :
Berklorofil sehingga bersifat autotrof.dan dapat membuat makanan sendiri
Bersel banyak dan eukariotik
Mempunyai dinding sel
Golongan dan contoh :
Kingdom Plantae terdiri dari :
  • Bryophyta (tumbuhan lumut)
  • Pterydophyta (tumbuhan paku)
  • Spermatophyta (tumbuhan biji)
KINGDOM ANIMALIA
Ciri utama :
Bersel banyak
Eukariotik
Tidak mempunyai dinding sel
Tidak dapat membuat makanasnnys sendiri atau bersifat heterotrof
Bergerak aktif
Golongan dan contoh :
Kingdom Animalia terdiri dari INVERTEBRATA dan VERTEBRATA.
Invertebrata terdiri dari :
  • Porifera ………………………
  • Coelenterata………………….
  • Platyhelminthes………………..
  • Nemathelminthes…………….
  • Annelida…………………..
  • Mollusca………………………
  • Arthropoda……………………..
  • Echinodermata………………
Vertebrata terdiri dari :
  • Pisces………………..
  • Amphibia……………..
  • Reptilia………………
  • Aves………………….
  • Mammalia……………..

Selasa, 05 November 2013

Biologi SMP kelas 7 mikroskop

Pada abad ke-16 berkat penemuan seorang ilmuwan yaitu Antoni van Leuwenhook, makhluk hidup yang tidak dapat terlihat menjadi dapat terlihat dengan menggunakan suatu alat. Alat tersebut ialah mikroskop, yang memungkinkan seseorang dapat mengamati benda atau makhluk hidup yang tidak mampu dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop yang sering digunakan di sekolah adalah mikroskop monokuler atau cahaya (latin : mono = satu; oculus = mata). Mikroskop ini digunakan dengan satu mata, sehingga bayangan yang terlihat hanya mengenai panjang dan lebar benda yang diamati. Benda atau obyek yang akan diamati dengan mikroskop ini, harus memiliki ukuran yang kecil, tipis sehingga dapat ditembus cahaya. Perhatikan gambar 1.1 berikut ini!
Mikroskop terdiri dari dua bagian, yaitu:

1 . Bagian mekanik
Pada bagian mekanik terdiri dari:
  • Kaki mikroskop berfungsi untuk menyangga mikroskop. 
  • Pilar atau sendi inklinasi sebagai penghubung antara kaki dengan lengan mikroskop.
  • Pengatur kondensor berfungsi untuk menarik turunkan kondensor.
  • Kondensor berfungsi untuk memfokuskan cahaya ke benda yang sedang diamati
  • Lengan mikroskop berfungsi sebagai pegangan mikroskop.
  • Engsel penggerak berfungsi sebagai penghubung lengan dengan kaki mikroskop
  • Meja preparat berfungsi untuk meletakkan preparat yang akan diamati.
  • Penjepit preparat atau pemegang sediaan berfungsi untuk menjepit preparat yang akan diamati agar tidak bergeser.
  • Tabung berfungsi menghubungkan antara lensa objektif dan lensa okuler.
  • Revolver berfungsi untuk menempatkan lensa objektif.
  • Sekrup pemutar kasar berfungsi untuk menggerakkan tabung mikroskop secara cepat dari atas ke bawah. 
  • Sekrup pemutar halus berfungsi untuk menggerakkan tabung ke arah atas dan bawah secara lambat. Alat ini dipakai jika objek telah terfokus dengan memutar pemutar kasar.
2 . Bagian optik
Pada bagian optik terdiri dari:
  • Dua buah cermin, yaitu sebuah cermin datar dan sebuah cermin cekung. Fungsi cermin adalah untuk mencari, mengumpulkan, dan mengarahkan sinar pada objek yang diamati. Cermin datar untuk sumber cahaya yang cukup terang dan cermin cekung untuk sumber cahaya yang kurang terang . 
  • Diafragma, berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya sinar yang dipantulkan cermin menuju ke mata.
  • Lensa objektif, berfungsi untuk memperbesar bayangan objek, terletak pada revolver.
  • Lensa okuler, berfungsi untuk memperbesar bayangan objek, terletak pada bagian atas tabung.
Bagaimanakah cara menggunakan mikroskop dengan benar? Untuk dapat menggunakan mikroskop dengan benar perhatikan langkahlangkah sebagai berikut:
  • Menemukan lapang pandang dengan mengatur penyinaran Untuk menghasilkan lapang pandang adalah dengan mengatur cermin sambil melihat lensa okuler agar sinar masuk ke diafragma, sehingga menghasilkan pemantulan yang optimal. Bagian yang terang berbentuk bulat dinamakan lapang pandang. 
  • Mengatur fokus mikroskop atau bayangan dengan perbesaran lemah Letakkan preparat di atas meja preparat, dijepit dengan penjepit sambil mengamati mikroskop dari samping tabung mikroskop diturunkan dengan pemutar kasar, lakukan secara hati-hati hingga lensa objektif tidak menyentuh preparat. Kemudian lihatlah melalui lensa okuler dan dengan perlahan-lahan naikkanlah tabung mikroskop sehingga objek terlihat jelas. Setelah objek tampak, putarlah pemutar halus ke depan atau ke belakang sehingga mendapatkan bayangan sebaik-baiknya. Perbesaran mikroskop diperoleh dengan cara mengalikan angka pada lensa objektif dengan angka yang tertera pada lensa okuler. Misalnya 5x lensa objektif 10x lensa okuler maka perbesarannya 50x.
  • Mengatur fokus mikroskop (bayangan dengan perbesaran kuat) Untuk memperoleh bayangan, dapat dilakukan dengan mengubah lensa objektif yang memiliki perbesaran lemah dengan yang lebih kuat. Misalnya lensa objektif perbesaran 5x dapat diganti dengan 10x atau 40x dengan memutar revolver sampai terdengar suara terdetak. Pemutar halus diputar ke depan atau ke belakang agar diperoleh objek yang lebih jelas.
  • Mengatur Mikroskop dengan posisi disimpan Setelah mikroskop selesai digunakan, aturlah mikroskop dengan posisi siap disimpan dengan cara sebagai berikut :
bagian-bagian mikroskop
1) Tabung mikroskop dinaikkan.
2) Preparat diambil.
3) Lensa objektif terlemah diturunkan serendah-rendahnya diputar persis sampai lubang meja mikroskop.
4) Diafragma ditutup kembali.
5) Kondensor diturunkan dan cermin dalam posisi tegak.
6) Angkat mikroskop dengan hati-hati tangan kanan memegang lengan mikrokop dan topang kaki mikroskop dengan tangan kiri kemudian masukkan ke tempatnya dan dikunci. 
Cara membuat preparat:
1) Membuat preparat tanpa penyayatan:
Untuk membuat preparat basah tanpa penyayatan, misalnya pada waktu pengamatan mikroorganisme yang ada dalam air. Caranya: air yang akan diamati, diambil dengan pipet tetes dan tempatkan pada kaca obyektif dan tutup dengan kaca penutup, amati dengan mikroskop.

2) Membuat preparat dengan penyayatan:
Membuat preparat pada organ tubuh organisme, misalnya penampang daun, batang, akar, otot dan lain-lain Caranya: menyayat organ setipis mungkin, untuk membuat sayatan yang baik dan tipis dengan alat yang disebut mikrotom, tetapi bila tidak mempunyai mikrotom dapat dengan menggunakan silet yang tajam.